| Sumber Gambar: http://www.google.co.id |
Beberapa sentra produksi kopi di Lampung adalah Tangamus, Lampung Barat, Way Kanan, dan Lampung Utara. Pada umumnya jenis kopi yang ditanam adalah Robusta, termasuk di Kabupaten Lampung Utara, luas pertanamannya adalah 15.748 ha dengan produksi 12.174 ton. Produksi kopi di daerah ini masih kopi asalan dengan mutu 5 dan 6.
Untuk memperbaiki kopi tersebut sesuai dengan grade yang lebih baik dari sebelumnya dilakukan pengolahan kopi secara basah sederhana, dikenal dengan pengolahan kopi semi basah. Persyaratan yang utama yaitu melaksanakan petik merah. Keuntungan dari pengolahan kopi ini adalah mutu kopi yang diperoleh bisa mencapai mutu 1 dan 2, sehingga memberikan nilai tambah dan menaikkan harga jual.
Teknologi ini mudah dilakukan petani, menghasilkan biji kopi mutu baik (grade 1-2), dengan harga lebih tinggi, sehingga pendapatan petani meningkat 20-30%Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung telah merintis pengolahan kopi secara basah sejak tahun 2006. Sampai saat ini, telah banyak petani kopi di Lampung yang menerapkan teknologi ini.
Sumber : Alvi Yani. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung. 100 inovasi pertanian spesifik lokasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar