| Sumber Gambar: google.co.id |
Di Indonesia tanaman kopi umumnya dapat tumbuh baik pada ketinggian tempat 700 m di atas permukaan laut (dpl). Namun dengan introduksi klon-klon baru dari luar negeri, beberapa diantaranya dapat ditanam pada ketinggian 500 m dpl. Jenis kopi arabika tumbuh baik dengan citarasa bermutu pada ketinggian di atas 1000 m dpl. Penanaman kopi arabika pada dataran rendah, produktivitasnya rendah dan rentan penyakit karat daun (Hemileia vastatrix ). Selain itu, persyaratan iklim lain yang harus dipenuhi adalah jumlah curah hujan 1.500 - 2.500 mm/th, bulan kering 1‐3 bulan, dan suhu udara rata‐rata 17‐21 oC untuk kopi arabika. Sedangkan kopi Robusta, juga memerlukan kisaran curah hujan 1.500 - 2.500 mm/th, bulan kering 1‐3 bulan, dan suhu udara rata‐rata 21‐24 oC. Tanaman kopi menghendaki tanah dengan solum dalam, gembur, subur, kandungan bahan organik tinggi, dan berdrainase baik. Tanaman kopi menghendaki reaksi tanah yang agak asam (pH 5,5 ‐ 6,5). Pada tanah yang bereaksi lebih asam dapat dinetralisasir dengan pengapuran.
Sumber : Agro Inovasi, Litbang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar